Barusan liat di sini, tampaknya pacar saya akan punya celana baru untuk summer taun ini…wkwkwkw 
Lumayan…ternyata cerita saya tentang asisten andalan saya mendatangkan rejeki….alhamdulillah..
Jadi begini ceritanya….
Konsekuensi hidup di negeri orang adalah semuanya serba dikerjakan sendiri. Saya yang sehari-hari ‘bekerja’ tanpa gaji dan tanpa cuti sebagai istri, ibu, baby sitter dan pembantu seringkali merasa kewalahan mengurus rumah dan anak. Apalagi saya dikaruniai 2 anak laki-laki yang selisih umurnya hanya 14 bulan satu sama lain. Bisa dibayangkan kisruhnya rumah saya tiap hari. Si kakak yang baru berumur 20 bulan sekarang sedang girang ‘menyebar’ mainan ke seluruh penjuru rumah, sementara si adik sedang gemar menyemburkan makanan karena baru mulai mpasi. Belum lagi dapur yang sering berantakan karena urusan memasak sering keteteran akibat panggilan 2 juragan kecil saya. Boro-boro mau beli rendang warung makan padang di pengkolan gang, yang ada grocery store jual norwegian bread yang super seret. Orang kampung seperti kami ga bisa euy nelen roti-nya orang rambut kuning… *nasib*.
Keseharian saya yang selalu berkutat dengan dunia heboh mengharuskan saya mempunyai asisten. Tentu saja asisten saya harus memenuhi kriteria asisten profesional. Dia harus cinta dan jago mengurus anak-anak. Bukan hanya tahan dengan bau pup anak-anak saya ketika menggantikan popok, tetapi juga harus harus bersedia membacakan buku tiap hari untuk kedua juragan kecil saya. Selain itu, dia juga harus bisa membantu saya di dapur. Dari menggoreng tempe sampai mencuci panci, dia harus bisa.
Apakah saya bisa mendapatkan asisten dambaan saya??? Hohoho..tentu saja!!! Bahkan di jaman sekarang dimana semua orang bilang ‘hare gene ngomongin cinta??’, asisten saya ini rela hanya dibayar dengan cinta dari anak-anak saya…dan dari saya tentunya *pipi bersemu merah*. Bukan itu saja. Dia juga bersedia menjadi asisten saya seumur hidup!!!
Ya, asisten saya adalah suami saya.Dia yang berprofesi sebagai seorang engineer di kantor bisa bertransformasi sebagai asisten paling yahud se-jagadraya kalau sudah sampai di rumah. Urusan cebokin anak, joged-joged bersama 2 bos kecil saya sampai memasak balaldo tahu bisa dijalanin. Jadi jangan heran kalau bertandang ke rumah kami, Anda bertemu dengan pacar abadi saya sedang bersih-bersih dapur sambil gendong si kecil memakai sleepywrap
